Tuesday, 5 August 2014

Mengalahkan Rasa Malas (AYO SEMANGAT)
Berhari, berbulan lamanya bahkan bertahun lamanya kita menaungi diri dalam sikap dan perilaku kemalasan yang luar biasa. Apa sebab kita ini menjadi malas dalam melakukan hal-hal yang sebenarnya bisa membuat kita sukses di kemudian hari. Malas ini menghinggapi siapa saja, tak mengenali umur dan usia, tak mengenal jenis kelamin. Hinggap begitu saja, dan bila ia lama menghinggap kita bisa saja menjadi manusia yang tak memiliki masa depan.

Apakah gerangan yang membuat kita ini malas? Sebenarnya hidup ini seperti motor atau mobil yang memerlukan bahan bakar setiap saat dan berkala, ketika bensin atau bahan bakar yang kita gunakan habis berarti mobil tersebut tidak bisa berjalan. Sejatinya manusia pun demikian, kemalasan itu muncul karena kita tidak mempunyai bahan bakar yang disebut "SEMANGAT".

Semangat itu bisa mengubah segala hal yang kita hadapi menjadi lebih mudah, semangat itu bisa mengubah dunia dan seisinya. Semangat itu tidak diperoleh serta merta mendapatkannya, kita yang harus menjemput semangat tersebut, yakni dengan cara niat yang teguh, niat yang tak bisa digoyahkan oleh apa pun di dunia ini. Mobil atau motor yang habis bahan bakar itu tidak serta merta bisa jalan sendiri tanpa diisi terlebih dahulu dengan bahan bakar. Manusia hidup juga memerlukan bahan bakar "SEMANGAT" yang harus diisi setiap saat. Bukan menunggunya.

"Ah kita ini belum dapat hidayah atau petunjuk, jadi wajarlah kita ini masih begini saja.." Ada sebagian tipe manusia yang kalah sebelum perang, menyerah sebelum bertempur. Dialah manusia yang sudah pasrah dahulu dengan keadaan, padahal sejak kita lahir yang menentukan cara kita hidup adalah kita, dengan tetap berpegang pada tali tawakkal (pasrah) kepada Tuhan.

Kita ini bahkan punya saudara atau teman yang setiap hari bila bertemu dengannya yang nampak hanyalah ketiadaberdayaan dia dalam melawan nasib, dan mereka bilang "ini kan sudah nasib..." atau yang satunya mengatakan "Tuhan belum kita kasih hidayah jadi ya sudah...". Dua tipe teman kita ini sedang mengidap penyakit malas yang luar biasa. Padahal mereka belum berusaha, belum melakukan sesuatu, belum apa-apa sudah menyerah dengan keadaan.

SEMANGAT itu seperti HIDAYAH yang harus dijemput di tempat-tempat manusia yang hidupnya dengan semangat penuh ide gagasan konsep untuk mengembangkan bakat diri lebih baik. SEMANGAT itu akan selalu ada bila kita mau mencari dan menjemputnya di tempat-tempat orang yang sedang beraktifitas sepanjang masa. SEMANGAT tidak dijemput di tempat-tempat sunyi atau sakral sekali pun, tetapi SEMANGAT dan HIDYAH itu ada dan nyata di dunia ini.

"SEMANGAT adalah kunci menuju sukses... bukan sukses menuju SEMANGAT"

Web ini dikelola oleh admin. Anton Mabruri adalah seorang Filmmaker, Broadcaster, Penulis, Designer Grafis, Motivator, Teacher, dan Manusia Biasa. Ia hanya ingin MEMPERBAIKI INDONESIA.

0 komentar:

Post a Comment

Start Work With Me

Contact Us
Mahapatih Anton
+62 8571 55 33 0 88
Kota Depok, Jawa Barat