Detik Awal dan Akhir suatu bisnis

Siapa sangka memiliki seorang saudara, teman dan keluarga yang kita ajak untuk membangun sebuah kerajaan bisnis itu mudah. Bisnis dalam pandangan saya adalah memanfaatkan dan sekaligus mengolah modal yang ada menjadi sesuatu yang berlebih bagi keberlangsungan hidup. Memulai bisnis apa pun bidangnya tidaklah mudah, akan banyak kendala yang dihadapi mulai dari modal itu sendiri sampai SDM (Sumber Daya Manusia). Dan pada kenyataannya itu sangat sulit, membedakan kawan, saudara dan keluarga adalah kendala utama dalam mengembangkan sikap profesionalitas karakter. Kelemahan pertama adalah kita terkadang merasa riskan atau segen untuk memberitahu sekaligus mengarahkan job deskripsi yang harus dijalankan. Jika sudah seperti ini maka dieprlukan sikap tegas dan tidak ragu dalam mengambil keputusan. Resiko akan selalu ada dan pasti berdampak mulai dari yang baik sampai yang terburuk.

Menjalani bisnis tanpa sikap yang tegas itu sama saja menenggelamkan diri dalam kebangkrutan. Yang terpenting dalam memulai bisnis adalah menegaskan sikap-sikap di dalam perusahaan atau lembaga itu sendiri, jangan pernah ragu mengambil sikap. Pahit dan sangat tidak enak itu sudah pasti, tetapi sikap itu perlu bahkan mutlak dijalankan.

Jangan takut mengambil resiko dalam menjalankan bisnis, takut berarti tak kan pernah memulai. "bodo amat..." 
Previous
Next Post »

supported by