Wanita itu makhluk apa?

Tidak dapat dipungkiri setiap kaum Adam akan tertarik pada kaum Hawa (wanita), dan itu sudah menjadi kodrati manusia yang telah Tuhan tentukan agar kamu cenderung. Sejak kapan kaum laki-laki tertarik pada kaum perempuan? tentu sejak Nabi Adam as tercipta. Sesungguhnya wanita itu siapa? makhluk jenis apa? tentu tergantung dari sisi mana kita melihat dan menafsirkan. Sesuatu yang pasti bahwa wanita adalah perhiasan, dan sebaik-baik perhiasan adalah al maraatussholihah (wanita terpuji akhlaq dan perbuatannya).

Saya bahkan selalu mengagumi wanita dari berbagai macam perspektif, dari keindahan fisik, keindahan akhlaq, keindahan perbuatan, dan keindahan yang lain. Yang tentu tidak dapat kita persepsikan dengan mudah. "Ah.. seksi benar wanita itu..." terkadang saya bergumam pada saat saya mengagumi wanita dari sisi fisik karena memang ia sempurna. Bagi saya mengagumi adalah rasa syukur yang tak terhingga sambil terus mendawamkan dalam hati "Tuhan itu Maha Dahsyat, menciptakan makhluk bernama wanita agar para lelaki itu cenderung..". Bebeda pada saat saya bersua dengan wanita terpuji akhlaqnya saya akan bergumam "masyaAlloh terpuji sekali wanita itu, sesungguhnya Tuhan Maha Sempurna...".

Siapa yang patut kita pilih untuk jadikan pendamping hidup seperti Hawa menemani Adam hingga maut menjemputnya. Rasul memandu ummatnya untuk memilih wanita dengan 5 kriteria antara lain: pilihlah ia karena agamanya, kecantikannya, hartanya, pekerjaanya dan silsilahnya (wadinin, wajamalin, wamaalin, wakhasabin, wanasabin). Lima kriteria ini tentu akan menjadi relativitas mana yang akan mencendrungkan kita dalam memilih. Kaum Adam sudah barang tentu berhak melakukan seleksi, tetapi tidak demikian dengan kaum Hawa, ia hanya bisa menerima tidak bisa menolak. Apakah kaum Hawa boleh menolak? tentu boleh pada saat memang ia tidak mendapati kriteria yang dipilihnya. Hal yang wajib dipahami adalah sesungguhnya wanita itu adalah perhiasan dunia yang akan dipakai oleh kaum Adam dan itu semua tergantung kaum Adam memakainya.

Wanita-wanita baik tentu akan dimuliakan oleh kaum Adam yang berhati mulia. Untuk menjadi wanita baik tentu jadilah perhiasan yang bernilai, agar dibeli dengan mahal dan ditempatkan di tempat terindah. Berlian, emas, perak, perunggu, besi dan lain-lain tentu disimpan dengan tempat yang berbeda-beda. Laki-laki jalang tentu akan membeli perhiasan yang nampak indah di tempatnya begitu juga laki-laki mulia akan membeli perhiasan di tempatnya yang sesuai (laki-laki baik pasti akan mendapat wanita baik-baik, laki-laki jalang tentu akan mendapat wanita jalang). Kamu, kaum Hawa ingin jadi perhiasan yang mana? Muliakanlah dirimu sebagaimana kaum Adam akan memuliakanmu.

Apa enaknnya menikahi kaum sejenismu..? Perhiasan di dunia ini amat banyak. 
Previous
Next Post »

supported by