SERIBU JALAN SERIBU TEMPAT

Upacara Sekolah - Photo by Anton Mabruri

SERIBU JALAN SERIBU TEMPAT
Ada seribu jalan yang ku lalui
ada seribu tempat yang dinanti
celaan hinaan bahkan fitnah adalah bumbu
lewati saja... lalai saja...
celaan hinaan dan fitnah itu selayaknya kotoran
selayaknya kutu
selayaknya duri
menyingkirlah....
lalui jalan bersama fajar shidiq
manusia itu cuma bisa menerka
menerka dirinya dengan jumawa
menerka orang lain dengan celaan
apakah ada yang menemui kecongkakan
dengan kalimat-kalimat jumawa
merendahkan manusia lain
melebihi Tuhannya
ah... kau ini sombong pada Rabb mu
tapi kau takluk pada harta-hartamu
menyerupai budak-budak
seribu jalan itu adalah....
rendah hatilah pada Rabbmu
sombonglah pada harta duniamu..

***mahapatih*****
11 Januari 2016
Previous
Next Post »

supported by