NOVEL SYH - Surat Yang Hilang 6

Takkan pernah ada awal andai akhir tak pernah aku temui
Takkan pernah ada akhir andai awal tak pernah aku jumpai

Sepertinya cinta sungguh tak adil karena telah menelantarkan jiwa-jiwa yang kerontang menjumpai luka hati. Percikan darah dari luka hatiku ini akan terus menyuburkan rasa sungkan dan benciku untuk menjumpai sang Hawa. Aroma busuk bekas luka ini terus membengkak menyembul keluarkan cairan nanah, ku singkap luka ini dengan jemariku, tapi tetap saja menyembul. Kala ku manjakan jiwa yang luka ini dengan kesendirianku agar aku mampu temui seutas benang yang dapat ku rajut menjadi kata cinta yang indah. Lalu ku dekatkan kesendirianku di taman mawar  yang mengumbar wangi surgawi agar ku bisa suntuk dan tertidur panjang menemui Sang Maha Indah.

Taqdir tak dapat ku sangkal apalagi diberontak yang ku mengerti aku harus mumpuni dan menerima kenyataan yang sesungguhnya. Bukannya aku pasrah kepada taqdir, tetapi taqdir akan berbeda dengan jalan yang aku inginkan meski tak seutuhnya. Mungkin kala aku berkata  A ia akan berkata Z, tak mengapalah yang terbaik untukku adalah terus mencari dan terbang dengan kedua sayap yang aku miliki agar dapat menembus kalam yang tersembunyi. Jangan menangis, tetapi menangislah karena kita hanya manusia.

Bersambung
Previous
Next Post »

supported by