Monday, 21 January 2019

APA sih Politik Receh...
Beberapa hari ke depan sampai hari pencoblosan tanggal 17 April 2019, saya sudah menasbihkan diri akan banyak menulis sosmed saya wabil khusus FB saya dengan hastag #politikreceh. Menulis untuk mengingatkan semua orang bahwa sesungguhnya politik itu receh, ramai saja tapi kadang kita lupa esensi dari semua itu. Esensi politik adalah membangun secara bersama cita-cita bangsa, walau kamu bisa saja ribut di bawah sana. Debat di warung kopi, pos kamling, teras masjid, teras musholla semua ribut membicarakan politik. Jika kamu jeli dalam beberapa even pertemuan antara capres dan cawapres mereka baik-baik saja seolah tidak ada persaingan menuju RI 1 dan RI 2, dan itu benar adanya. Cuma kita saja yang kadang terlalu bapers menanggapi lawan politik sampai-sampai tidak rela kalau paslon capres dan cawapres kita dikoreksi (tidak nyinyir loh ya). Saya gunakan kata koreksi bukan dicaci, walau banyak dari kamu yang mencaci pemerintah yang sedang berjalan membangun. Hehehe.. lucu ya.

Keseriusan kita mestinya memikirkan lalu melakukan aksi nyata akan nasib masa depan negeri ini, jangan sampai ini semua jatuh pada orang-orang yang hanya haus kekuasaan. Walau banyak dari kita yang setiap harinya nyinyir dengan pemerintah, catat nyinyir loh ya.. bukan ngritik apalagi memberi masukan. Saban hari hanya menjelekkan pencapaian pemerintah yang telah dicapai, pertanyaannya kamu itu hidup di mana sih? Jangan bodoh dong dengan semua itu, berfikir dan melihat secara objektif itu perlu. Kenapa pula kamu nyinyir pembangunan ini itu tapi kamu nikmati, jadi apa dasar kamu nyinyir. Dan ini bagian penting dari sebuah politik. Bagi yang mentaghutkan pemerintah baiknya kamu pergi dari negeri kami.

“Politik itu kejam bung” tapi percayalah permusuhan yang dibangun antar politisi itu hanya sandiwara, mereka hanya sedang memperjuangkan visi dan misinya (eh tapi kalau dia punya visi misi loh ya) untuk memajukan Indonesia, mensejahterakan rakyatnya dan mempersatukan Indonesia. Suka cita politik menjadi picik saat semua ditarik pada ranah suku, agama, ras dan antar golongan. Menjadi ajang permusuhan pada saat semua meningkatkan chauvinisme dan primordialisme antar anak bangsa. Menjadi duka bagi kita semua saat saling bertikai dan menumpahkan darah kebencian dan dendam di antara manusia. Masihkah mau seperti itu?

Biarlah negeri ini berdiri pada pondasi ideologinya sendiri, ideologi yang dibangun oleh para pendiri bangsa. Adapun ideologi-ideologi asing yang tak sepaham dengan karakter budaya bangsa sebaiknya diabaikan saja dan tinggalkan.

Beberapa contoh #politikreceh misal politik oplas, politik 7 kontainer, politik haiti, politik dungu, politik boyolali, politik luas Malaysia dengan Jawa Tengah, politik kriminalisasi ulama, politik isu ideologi PKI dan semua hal, saya menganggap ini adalah receh, remeh dan temeh. Padahal dibalik semua itu dari mereka adalah merobohkan kekuasaan pemerintah yang resmi. Apa setelah itu akan membaik? Belum tentu. Chaos yang mereka harapkan membabi buta. Siapa dibalik semua itu? Adalah konsultan asing dari negeri asing yang mereka sendiri tak memahami budaya, adat istiadat negeri ini dengan lancangnya semua hal yang receh itu mereka mainkan. Siapa yang merugi? Tentu kita semua, Indonesia sejak dulu kala dipuja-puja bangsa karena kesantunannya dalam membangun peradaban melalui politik santun.

Sekali lagi percayalah pertikaian antar politisi sesungguhnya hanya sandiwara, sayangnya persandiwaraan itu ditunggangi pihak ketiga yaitu orang-orang yang haus kekuasaan dan mementingkan uang adalah segalanya. Semoga bangsa ini berporses dengan dewasa dan menjadi bangsa yang maju guna memenangkan kompetisi dunia. Bersatulah jangan mau diadu domba, banyak penggembala domba berkeliaran yang ingin menjual dombanya kepada para bandar judi dan itulah pemilu yang ada hari ini. Pemilu bagi para bandar adalah judi, kalian adalah dombanya.

Mari ngupi untuk kedamaian negeri ini.
Salam persatuan dan persaudaraan.

Web ini dikelola oleh admin. Anton Mabruri adalah seorang Filmmaker, Broadcaster, Penulis, Designer Grafis, Motivator, Teacher, dan Manusia Biasa. Ia hanya ingin MEMPERBAIKI INDONESIA.

0 komentar:

Post a Comment

Start Work With Me

Contact Us
Mahapatih Anton
+62 8571 55 33 0 88
Kota Depok, Jawa Barat